Polarisasi

Karakteristik gelombang elektromagnetik (seperti cahaya) terkait sifatnya sebagai gelombang transversal, di mana arah getar vektor medan listriknya terspesifikasi pada arah tertentu (tidak acak).

Daya Pisah

Kemampuan instrumen dalam hal ini teleskop untuk melihat detil kecil sehingga dapat memisahkan dua titik yang separasi sudutnya kurang dari ukuran sudut terkecil yang mampu dipisahkan oleh mata.

Spektroskopi Penguraian

Dikenal juga sebagai spektroskopi medan integral, merupakan pengamatan spektroskopi yang dilakukan untuk mengurai ratusan atau bahkan ribuan spektrum objek yang diamati. Dalam hal ini adalah galaksi.

Aberasi Koma

Cahaya yang tidak datang tegak lurus ada permukaan obyektif akan membentuk bayangan yang terdistorsi atau memiliki ekor seperti pada komet.

Aberasi Sferis

Cacat pada permukaan lensa atau cermin berbentuk sferis atau bola. Berkas sinar datang yang lewat tepi lensa (jauh dari sumbu utama)  akan dipusatkan pada titik yang lebih dekat ke lensa daripada cahaya yang lewat di tengah (dekat sumbu utama). Cacat ini terjadi akibat perbedaan sudut pantul berkas cahaya yang melewati tepi lensa / cermin dengan yang lewat di dekat sumbu utama.

Aberasi Kromatis

atau disebut juga aberasi warna terjadi akibat dispersi akibat kegagalan lensa untuk memusatkan seluruh panjang gelombang pada titik fokus yang sama. Pada aberasi warna,  cahaya dengan panjang gelombang berbeda akan dipusatkan oleh sebuah lensa pada titik fokus berbeda. Cahaya biru difokuskan lebih dekat ke lensa dari pada cahaya merah. Aberasi ini diperbaiki dengan menggunakan dua lensa gabungan dengan indeks bias berbeda dan salah satunya berupa lensa cekung.

Aberasi warna ganya ditimbulkan oleh lensa dan bukan cermin.

Interferometer

Sistem yang menyatukan hasil pengamatan dari dua teleskop atau lebih, untuk memperoleh kualitas citra yang setara dengan satu teleskop besar berukuran sebesar jarak teleskop-teleskop tersebut.

Ukuran Sudut

Ukuran / lebar semu objek yang dilihat pengamat. Hasil pengukuran besaran sudut suatu objek dinyatakan dalam derajat, menit busur, dan detik busur.  Ukuran sudut Bulan adalah 30 menit busur atau setengah derajat.

Ukuran sudut juga digunakan untuk memberikan gambaran separasi objek di langit seperti yang tampak dari Bumi.

Optik Adaptif

Mekanisme untuk mengoreksi citra astronom dari efek turbulensi atmosfer saat pengamatan. Metode ini bisa digunakan secara langsung pada saat pengamatan. Komputer bisa melakukan koreksi pada saat itu juga untuk meningkatkan kemampuan cermin pada teleskop dalam hal mengurangi distorsi atmosfer.