Halo

Fenomena optis yang terbentuk oleh pembiasan kristal es di awan Cirrus. Halo biasanya tampak seperti cincin maupun busur yang berwarna atau putih yang berada di dekat Matahari dan Bulan.

Asterisma

Pola bintang yang dikenal oleh masyarakat di Bumi. Pola ini bisa berbeda-beda di setiap daerah / negara / budaya. Asterisma bukan merupakan rasi bintang yang diakui IAU, namun bisa bagian dari suatu rasi bintang atau kumpulan beberapa rasi bintang. Contohnya: Asterisma segitiga musim panas yang terdiri dari Vega, Deneb, Altair. Atau...

Hujan Meteor

Peristiwa ketika benda-benda langit yang dikenal sebagai meteoroid tampak datang dari satu area di angkasa. Hujan meteor terjadi saat Bumi melintasi area yang dipenuhi sisa debu komet. Materi inilah yang kemudian masuk ke atmosfer Bumi, terbakar dan bergerak dengan sangat cepat di langit. Ketika hujan meteor terjadi, kumpulan meteor...

Kenampakan

atau sering dikenal sebagai seeing adalah indikasi aliran turbulensi di atmosfer Bumi yang mempengaruhi kualitas hasil pengamatan.  Jika kenampakan jelek, aliran turbulensi di angkasa Bumi besar. Akibatnya bintang terlihat “menari-nari” hingga menyukarkan pengamatan. Kenampakan yang jelek menyebabkan daya pisah teleskop menurun dibandingkan daya pisah dalam teori.

Observatorium

Area khusus yang diisi oleh fasilitas pengamatan langit. Atau bisa kita sebut laboratorium untuk penelitian antariksa yang dilengkapi dengan instrumen pengamatan seperti teleskop.

Hilal

Bulan sabit muda pertama yang terbentuk setelah konjungsi atau Bulan Baru dan diamati setelah Matahari terbenam. Berdasarkan rekapitulasi data Hilal yang ada hingga saat ini di Indonesia dan dapat diverifikasi secara astronomis (misalnya ada bukti foto citra Hilalnya), tinggi Hilal terrendah yang teramati hingga saat ini adalah 5º.