Asteroid Tipe-D

Asteroid dengan albedo sangat rendah atau gelap dan lebih merah dari asteroid tipe-S. Diduga mengandung senyawa organik seperti silikat, karbon, dan silikat anhydrous, yang terbentuk akibat cuaca antariksa.

Asteroid Tipe-M

Asteroid metallic atau asteroid logam dan tampak kemerahan dan cukup gelap karena memiliki albedo moderat. Spektrum asteroid jenis ini mirip dengan meteorit besi dan enstatit chondrites, meteorit yang disusun oleh butiran nikel-besi dalam entatit, silikat yang kaya dengan magnesium. Asteroid tipe ini bisa ditemukan di area tengah Sabuk Utama.

Asteroid Tipe-S

Asteroid Stony (batuan).  Asteroid silikat ini cukup terang berwarna hijau kemerahan dengan albedo moderat. Tipe-S memiliki 17% populasi dari semua asteroid dan mendominasi area dalam Sabuk Utama. Komposisi utamanya, materi silikat dan nikel-besi.

Asteroid Tipe-C

Asteroid carbonaceous yang berwarna keabu-abuan. Asteroid tipe ini gelap karena memiliki albedo yang rendah dan tidak memiliki fitur tertentu di spektrum. Temperaturnya juga rendah dan hanya mengalami pemanasan yang rendah. Atau bahkan tidak pernah mengalami pemanasan. Asteroid tipe-C ini yang paling umum dan diperkirakan memiliki komposisi berupa tanah liat dan silikat batuan. Di sabuk utama asteroid, tipe-C menempati daerah terluar sabuk.